Tuesday, 6 May 2014

Ilmu santet dalam sudut pandang Fisika



8.ILMU SANTET dan SAINS FISIKA MODERN
Ahmad Qomarudin
Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

ABSTRAK
Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi  negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang, berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai kematian. Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya.Metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan. Jika para agamawan memakai rujukan dalil-dalil kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan yang menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus-kasus santet, tipe-tipe santet, gejala, akibat dan sebagainya.
Kata Kunci : Santet, ilmuwan, energy negative


I.                   PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG
Santet merupakan fenomena gaib yang sering kita dengar pada zaman kakek nenek kita, tidak jarang kita juga mendengar kata santet dalam pembicaraan khalayak, santet sendiri merupakan ilmu metafisika yang tak kasat oleh mata, di era modern dengan kemajuan teknologi dan informasi seperti sekarang ternyata masih banyak praktek ilmu santet untuk menghancurkan seseorang atau melakukan guna-guna sering di sebut pelet, untuk menelaah ilmu santet berdasarkan pandangan sains fisika dan apa saja metode penelitian yang bisa dibuktikan oleh ilmu sains fisika terhadap ilmu gaib yaitu santet. Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya.

RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut :
1)      Bagaimanakah pandangan Sains Fisika terhadap ilmu santet?
2)      Bagaimanakah cara mengatasi atau mencegah ilmu santet ?
3)      Apakah ilmu santet dapat di cegah dengan ilmu selain yang bersumber dari kitab suci?


II.                LANDASAN TEORI
Albert Einstein, sang legenda ilmu fisika pernah membuktikan bahwa segala bentuk energi di alam semesta ini adalah bersifat konstan. Artinya, energy tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. ketika manusia mati meninggalkan jasadnya, energy yang ada di dalm tubuhnya tentu saja harus berubah ke bentuk yang lain, bahwa di dalam di dalam diri setiap manusia yang hidup terdapat energy listrik yang memungkinkan jantung tetap berdetak, otak tetap bekerja dan kita tetap bisa bernafas. Dalam hukum Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik. Rumusnya :
F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
Ket :
F = gaya tarik menarik
K = Konstanta
Q1, Q2 = muatan
R = jarak

Karena mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makanya para mahluk halus itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dengan orang yang tidak dikenal pada malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak, maka ia berarti golongan mahluk halus.
Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-), maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini. Disini kita akan membahas metode melawan santet dengan hal yang bisa bersifat “standalone” (untuk non muslim) maupun digabungkan dengan zikir (untuk muslim).

III.             METODE PENELITIAN

1)      Tidurlah di lantai yang langsung menyentuh bumi.
Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur di lantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.
2)      Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-).
Mahluk halus, jin, santet, dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.
3)      Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). 

Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll.Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+).

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu, dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

           Terlepas dari berhasil atau tidaknya cara-cara di atas, semuanya pasti akan kembali bergantung pada Kekuasaan Tuhan Sang Pencipta, Cara yang paling ampuh untuk menangkal segala hal buruk yang ada di sekeliling kita adalah tetap berserah dan mendekatkan diri kepada-Nya sembari mengharapkan perlindungan-Nya.

IV.             PEMBAHASAN
Ilmu santet pada dasarnya adalah ilmu gaib yang dapat di telaah dan dapat dipelajari dengan menggunakan metode ilmu sains fisika, santet sendiri adalah kemampuan seseorang mengubah sebuah partikel seperti besi, paku, silet dll, menjadi sebuah gelombang cahaya kemudian mengubahnya lagi menjadi partikel saat sudah berada di dalam tubuh seseorang melalui perantara jin.

V.                KESIMPULAN

kesimpulan berdasarkan penelitian adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan, dan lainnya, bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energy, selain itu ilmu santet dapat kita cegah dengan prinsip ilmu sains fisika dan tidak terlepas dari Tuhan sebagai pencipta dan pemusnah alam semesta, di tangan-Nya apa pun bisa terjadi.
Ilmu santet dalam sudut pandang Fisika
VI.             DAFTAR PUSTAKA